Tuesday, 26 April 2022

RAMADHAN


RAMADHAN


Ramadan merupakan bulan suci istimewa penuh kemuliaan serta keberkahan yang sayang apabila dilewatkan begitu saja. Terlebih, ada banyak keutamaan dan keistimewaan Ramadan, sehingga bisa menjadi waktu terbaik bagi umat Islam untuk memperbaiki diri meningkatkan keimanan.

- Setidaknya terdapat 3 keutamaan bulan Ramadan yang tak dimiliki bulan-bulan lainnya.

  1. Pahala berlipat ganda

Keutamaan pertama bulan Ramadan yaitu ada banyak pahala berlipat ganda dari Allah untuk diberikan kepada umatnya yang melaksanakan ibadah kebaikan.

  1. Doa-doa terkabul

Selain keberkahan pahala, bulan Ramadan merupakan momen terbaik untuk memperbanyak doa karena peluang terkabulnya cukup besar.

  1. Bulan Ramadan bagian dari rukun Islam

Puasa Ramadan merupakan rukun Islam di antara kewajiban yang Allah wajibkan. Allah SWT telah menjadikan ibadah puasa termasuk ke dalam bagian rukun Islam yang keempat.

- Berikutnya masih tentang keutamaan dan keistimewaan Ramadan. Berikut keistimewaan bulan Ramadan yang perlu diketahui.

  1. Ramadan menjadi bulan pengampun dosa

Dijelaskan dalam Al- qur’an bahwa salah satu keistimewaan Ramadan yaitu bulan penuh ampunan untuk menghapus dosa-dosa yang sebelumnya pernah kita lakukan. Seorang Muslim yang berpuasa secara ikhlas, menahan panas, lapar dan haus, maka panasnya berpuasa itu menjadi simbol untuk membakar dosa-dosanya.

  1. Diturunkannya Alquran

Ramadan merupakan bulan diturunkannya Alquran sebagai petunjuk bagi umat Islam, bahkan di dalamnya terdapat malam lailatul qadar yaitu malam terbaik dari seribu bulan. Keistimewaan ini ada dalam firman Allah, "Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu maka hendaklah berpuasa." (QS.Al-Baqarah, Ayat 2: 185).

  1. Pintu surga terbuka

Bulan suci Ramadan penuh kemuliaan dan keberkahan menjadi pertanda seluruh pintu-pintu surga terbuka, pintu neraka tertutup, bahkan setan-setan dibelenggu. Selain itu, Allah juga menjaga manusia supaya terhindar dari perilaku tercela dan keji, sehingga lebih banyak menjalankan amalan kebaikan untuk menghapus dosa.